awal yang baik



Sekitar 23 pegiat LSM seluruh Indonesia melakukan pelatihan penyusunan program dan penulisan proposal, Logical Framework Approach, di Jakarta (Selasa, 19/06). Sedianya pelatihan berlangsung sampai Jumat siang. Hari pertama (Senin, 18/06), kegiatan dimulai dengan perkenalan dan kontrak belajar. Hari kedua, peserta kegiatan mulai dengan materi analisis internal dan internal, mencoba melihat situasi dan kondisi dalam organisasi yang berdampak pada kerja-kerja organisasi. Kemudian melihat kecenderungan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hukum yang bakal terjadi tiga tahun ke depan, yang memengaruhi kerja-kerja LSM. 
Kegiatan dituanrumahi oleh Konsil LSM Indonesia. Ada yang menarik dari kegiatan pelatihan kali ini. Biasanya LSM identik dengan biaya dan fasilitas dari donor, apalagi soal pelatihan, “semua terbiasa untuk terimajadi, tinggal berangkat,” Ujar Lusi Herlina, Direktur Konsil. Pelatihan empat hari dilakukan dengan biaya masing-masing peserta. Memang ada peserta yang disubsidi penuh, namun rata-rata semua membiayai dirinya sendiri. Awal yang baik di tengah krisis donasi yang dialami banyak LSM di Indonesia.
 

"Si Hati Api, bukan Fireheart!"


Iseng, Sabtu (28/01) lalu menghadiri acara promosi buku-buku fantasi di sebuah toko buku di Depok. Ajang promosi itu menghadirkan beberapa penulis, tiga orang penulis dan satu penerjemah, salah seorang diantaranya nampak penulis senior Djokolelono. Mereka, para penyelenggara kegiatan, hendak menyuguhkan diskusi hangat seputar karya fiksi, dan dunia khayal-menghayal: "Berfantasi Tidak Dilarang".

Awas Jambret di Commuter Line

Jumat malam (23/12), sekitar pukul setengah sembilan di stasiun Kalibata menuju Pasar Minggu Baru, seluruh penumpang di salah satu gerbong KRL Commuter Line dikejutkan dengan aksi nekat seorang jambret.

Kejadiannya bermula dari seorang penumpang, sebut saja "Pakde", yang sedang asyik dengan smartphone miliknya. Rata-rata penumpang adalah karyawan yang pulang kantor. Mereka biasa memanfaatkan waktu di dalam KRL untuk beristirahat atau sibuk dengan gadgetnya.