"Si Hati Api, bukan Fireheart!"
Iseng, Sabtu (28/01) lalu menghadiri acara promosi buku-buku fantasi di sebuah toko buku di Depok. Ajang promosi itu menghadirkan beberapa penulis, tiga orang penulis dan satu penerjemah, salah seorang diantaranya nampak penulis senior Djokolelono. Mereka, para penyelenggara kegiatan, hendak menyuguhkan diskusi hangat seputar karya fiksi, dan dunia khayal-menghayal: "Berfantasi Tidak Dilarang".
Awas Jambret di Commuter Line
Jumat malam (23/12), sekitar pukul setengah sembilan di stasiun Kalibata menuju Pasar Minggu Baru, seluruh penumpang di salah satu gerbong KRL Commuter Line dikejutkan dengan aksi nekat seorang jambret.
Kejadiannya bermula dari seorang penumpang, sebut saja "Pakde", yang sedang asyik dengan smartphone miliknya. Rata-rata penumpang adalah karyawan yang pulang kantor. Mereka biasa memanfaatkan waktu di dalam KRL untuk beristirahat atau sibuk dengan gadgetnya.
Kejadiannya bermula dari seorang penumpang, sebut saja "Pakde", yang sedang asyik dengan smartphone miliknya. Rata-rata penumpang adalah karyawan yang pulang kantor. Mereka biasa memanfaatkan waktu di dalam KRL untuk beristirahat atau sibuk dengan gadgetnya.
Jurnalisme Berpolitik?
Beberapa waktu
yang lalu dua orang temanku bercerita, mereka mau pindah pekerjaan.
Yang satu ingin pindah karena tak kerasan lagi dengan sistem kerja
industri dan rutinitas kerja, seorang lagi mengaku mendapat telepon
dari seorang rekan, sebuah ajakan bergabung di media cetak baru di
ibu kota. Rencananya, keduanya akan bergabung dalam media massa yang
sama. Sekilas tak ada yang perlu dipersoalkan dari peristiwa ganti
pekerjaan itu. Hanya sebuah tawaran kesempatan yang biasa terjadi
dari perjalanan hidup seseorang.
Langganan:
Postingan (Atom)